Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta (UPNVYK) Kelompok 370, 371, dan 372 menyelenggarakan kegiatan edukasi pembuatan pestisida nabati bersama Kelompok PKK RW 12. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai alternatif pengendalian hama yang lebih aman, ramah lingkungan, serta memanfaatkan bahan-bahan yang mudah ditemukan di sekitar rumah.
Pada kesempatan tersebut, mahasiswa KKN memberikan materi mengenai manfaat pestisida nabati sebagai pengganti pestisida kimia. Pestisida nabati yang diperkenalkan dibuat menggunakan dua bahan utama, yaitu bawang putih dan serai. Bawang putih mengandung senyawa allicin yang berfungsi sebagai antimikroba sekaligus membantu mengusir hama, sedangkan serai memiliki kandungan minyak atsiri yang efektif sebagai penolak berbagai jenis serangga pengganggu tanaman.
Selain penyampaian materi, Tim KKN UPNVYK Kelompok 370, 371, dan 372 juga melakukan demonstrasi secara langsung mengenai pembuatan pestisida nabati. Demonstrasi meliputi proses menyiapkan bahan-bahan yang diperlukan, tahapan pembuatan pestisida nabati, hingga cara penyimpanan yang benar agar kualitas dan efektivitas larutan tetap terjaga saat akan digunakan pada tanaman.
Suasana sosialisasi berlangsung interaktif dengan antusiasme tinggi dari anggota Kelompok PKK RW 12. Peserta aktif mengajukan berbagai pertanyaan terkait manfaat, penggunaan, serta penyimpanan pestisida nabati. Untuk menambah semarak kegiatan, sosialisasi juga diselingi dengan sesi doorprize yang diberikan kepada peserta yang berhasil menjawab pertanyaan seputar materi yang telah disampaikan.
Melalui kegiatan ini, Tim KKN UPNVYK Kelompok 370, 371, dan 372 berharap masyarakat semakin memahami pentingnya pemanfaatan bahan alami sebagai solusi pengendalian hama yang lebih aman dan berkelanjutan. Edukasi ini diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk memanfaatkan bawang putih dan serai sebagai bahan pestisida nabati yang mudah dibuat, ekonomis, serta mendukung terciptanya lingkungan yang lebih sehat.