Klaten, 20 Juli 2026 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Pembangunan Nasional (UPN) "Veteran" Yogyakarta Kelompok 372 menyusun Buku Panduan Pembuatan Air Lindi sebagai media edukasi bagi masyarakat Dusun Irobangsan, Desa Pandes, Kecamatan Wedi, Kabupaten Klaten, pada Senin (20/7/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja yang bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pemanfaatan air lindi sebagai pupuk organik cair ramah lingkungan. Desa Pandes berada di Kecamatan Wedi, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.
Pembuatan Buku Panduan Pembuatan Air Lindi dilakukan sebagai tindak lanjut dari kegiatan sosialisasi dan demonstrasi yang sebelumnya telah diberikan kepada warga. Buku ini disusun agar masyarakat memiliki pedoman tertulis yang dapat digunakan secara mandiri dalam membuat dan memanfaatkan air lindi dari sampah organik rumah tangga.
Buku panduan tersebut memuat informasi mengenai pengertian air lindi, manfaatnya sebagai pupuk organik cair, alat dan bahan yang diperlukan, langkah-langkah pembuatan, cara aplikasi pada tanaman, serta tips penyimpanan agar kualitas air lindi tetap terjaga. Seluruh materi disajikan dengan bahasa yang sederhana dan dilengkapi ilustrasi sehingga mudah dipahami oleh masyarakat dari berbagai kalangan.
Penyusunan buku dilakukan oleh mahasiswa KKN UPN "Veteran" Yogyakarta Kelompok 372 berdasarkan hasil observasi lapangan, referensi ilmiah, serta materi yang telah disampaikan selama kegiatan penyuluhan. Melalui buku ini, diharapkan masyarakat dapat terus menerapkan pengelolaan sampah organik secara mandiri meskipun program KKN telah selesai.
Dengan hadirnya Buku Panduan Pembuatan Air Lindi, mahasiswa KKN UPN "Veteran" Yogyakarta Kelompok 372 berharap masyarakat Dusun Irobangsan semakin sadar akan pentingnya pengelolaan sampah organik yang berkelanjutan. Selain membantu mengurangi limbah rumah tangga, pemanfaatan air lindi sebagai pupuk organik cair juga diharapkan dapat mendukung kegiatan pertanian yang lebih ramah lingkungan dan bernilai ekonomis bagi masyarakat setempat.