Sebagai bentuk kepedulian terhadap pelestarian budaya lokal, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UPN “Veteran” Yogyakarta Kelompok 371 melaksanakan kegiatan membersamai proses pembuatan batik bersama para perajin di Desa Pandes. Kegiatan ini menjadi salah satu pengalaman berharga bagi mahasiswa untuk mengenal lebih dekat seni membatik sekaligus memahami nilai budaya yang terkandung di dalamnya.
Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa mengikuti secara langsung setiap tahapan pembuatan batik, mulai dari menggambar pola pada kain, mencanting menggunakan malam, proses pewarnaan, hingga pelorodan. Pendampingan dari para perajin memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk memahami bahwa membatik bukan sekadar menghasilkan karya seni, tetapi juga membutuhkan ketelitian, kesabaran, dan dedikasi yang tinggi.
Desa Pandes dikenal sebagai salah satu wilayah yang masih menjaga tradisi membatik sebagai bagian dari identitas budaya masyarakat. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya belajar mengenai teknik membatik, tetapi juga berdiskusi dengan para perajin mengenai sejarah batik, makna dari berbagai motif, serta tantangan yang dihadapi dalam mempertahankan usaha batik di era modern.
Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan antara mahasiswa KKN dengan masyarakat Desa Pandes. Interaksi yang terjalin menciptakan ruang untuk saling berbagi pengalaman dan pengetahuan, sehingga tercipta kolaborasi yang positif dalam upaya melestarikan warisan budaya lokal.
Melalui kegiatan membersamai proses pembuatan batik di Desa Pandes, KKN UPN “Veteran” Yogyakarta Kelompok 371 berharap dapat meningkatkan apresiasi generasi muda terhadap batik sebagai warisan budaya Indonesia. Semangat kolaborasi antara mahasiswa, perajin, dan masyarakat diharapkan mampu mendorong keberlanjutan tradisi membatik sehingga tetap lestari dan terus berkembang di masa yang akan datang.