Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) UPN "Veteran" Yogyakarta kelompok 371 yang mengusung nama "Jejak Pandes" turut mendampingi pelaksanaan kegiatan Posyandu (Pos Pelayanan Terpadu) di Desa Pandes. Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk dukungan mahasiswa terhadap upaya peningkatan kesehatan ibu dan anak yang telah menjadi program rutin di tingkat dusun maupun desa.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN berperan aktif membantu kader Posyandu dalam berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari persiapan tempat dan alat, pendataan peserta, penimbangan berat badan serta pengukuran tinggi badan balita, hingga pencatatan hasil pemeriksaan ke dalam buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA). Selain itu, mahasiswa juga membantu proses pemberian makanan tambahan (PMT) kepada balita dan ibu hamil yang hadir, sekaligus mendampingi jalannya penyuluhan kesehatan yang disampaikan oleh kader maupun tenaga kesehatan setempat.
Pendampingan ini dilakukan dengan tujuan meringankan beban kerja kader Posyandu sekaligus memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa mengenai pelayanan kesehatan dasar di tingkat masyarakat. Kehadiran mahasiswa juga membantu mempercepat proses pelayanan, mengingat jumlah balita dan ibu yang datang cukup banyak dalam satu waktu pelaksanaan. Dengan adanya pembagian tugas yang baik antara kader dan mahasiswa, kegiatan Posyandu dapat berjalan lebih tertib, efisien, dan nyaman bagi warga yang hadir.
Selain terlibat teknis di lapangan, Tim KKN Jejak Pandes juga memanfaatkan momen Posyandu untuk mengedukasi ibu-ibu mengenai pentingnya pemantauan tumbuh kembang anak secara berkala serta pemenuhan gizi seimbang bagi balita dan ibu hamil. Interaksi langsung ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya rutin membawa anak ke Posyandu setiap bulannya, sekaligus mempererat hubungan antara mahasiswa KKN dengan warga Desa Pandes.
Melalui keterlibatan dalam kegiatan Posyandu ini, Tim KKN "Jejak Pandes" UPN Veteran Yogyakarta kelompok 371 berharap dapat memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas kesehatan ibu dan anak di Desa Pandes. Program pendampingan ini juga menjadi salah satu wujud sinergi antara mahasiswa, kader kesehatan, dan masyarakat dalam mewujudkan pelayanan kesehatan dasar yang lebih optimal di tingkat desa.